Beranda Dunia Dalam L’Islam des Lumières, sejarawan Olivier Hanne menegaskan bahwa agama Islam bisa...

Dalam L’Islam des Lumières, sejarawan Olivier Hanne menegaskan bahwa agama Islam bisa direformasi

88
0

KRITIK – Sebuah esai ilmiah menakjubkan yang menyoroti kontradiksi masyarakat Muslim yang terpecah antara dogmatisme yang menyesakkan dan aspirasi humanis untuk kebebasan.

Penganut Islam dan Islamofobia sepakat setidaknya dalam satu hal: apakah mereka mengklaimnya atau menjelek-jelekkannya, Islam di mata mereka adalah sebuah kesatuan monolitik yang menentang segala bentuk evolusi. Sebuah bukti semu yang membuat Olivier Hanne, sejarawan dan pakar Islam, tidak bisa menyerah begitu saja. Dalam sebuah esai yang singkat namun sangat ilmiah, ia menelusuri sejarah konfrontasi agama yang mengairi masyarakat Muslim, dari awal penaklukan Arab hingga saat ini. Dalam kata pengantar untuk Islam Pencerahansebuah gagasan kontroversial yang kita miliki kepada mendiang Malek Chebel, penulis segera menghindari ambiguitas.

“Pencerahan” yang dimaksud di sini bukanlah salinan dari Pencerahan Barat yang menganggap adanya perpecahan antara akal manusia dan tatanan ilahi. “Jika ada humanisme dalam sejarah Islam, terlepas dari Eropa, maka Islam juga bisa menumbuhkan modernitasnya sendiri,” tegas penulis yang menjadikan Pencerahan Islam sebagai contoh…

Artikel ini disediakan untuk pelanggan. Anda memiliki 79% lagi untuk ditemukan.

Apakah Anda ingin membaca lebih lanjut?

Buka kunci semua item segera.

Sudah berlangganan? Masuk