25.4 C
New York
Jumat, Juni 21, 2024

Buy now

Kampung Yakati Merintis Jalan Baru: Sagu Cookies, Produk Unggulan dari Alam Papua

“Pengusaha Masyarakat Lokal di Kampung Yakati Kabupaten Teluk Bintuni Memasarkan Sagu Cookies dengan Varian Rasa Coklat dan Original untuk Mendukung Ekonomi Lokal”

Teluk Bintuni, Indikatorpapua.com – Kampung Yakati, sebuah desa yang terletak di Distrik Wamesa Kabupaten Teluk Bintuni, kini menjadi pusat perhatian berkat inovasi baru dari para pengusaha lokal. Dikenal dengan kekayaan alam tanaman sagu mereka, masyarakat setempat telah mengolah sagu menjadi produk yang menarik dan lezat, ” Sagu Cookies”, nama produknya.

Mengutamakan keaslian dan rasa lokal, para pengusaha telah merintis produksi Sagu Cookies dengan dua varian rasa yang menarik: rasa coklat yang menggugah selera, dan versi original yang mempertahankan keautentikan rasa sagu tanpa tambahan coklat. Keberanian untuk berinovasi ini telah memberikan kehidupan baru bagi ekonomi lokal di Kampung Yakati.

Dengan harga yang terjangkau, Sagu Cookies kini tersedia di berbagai supermarket, termasuk Hadi Supermarket di Manokwari, dengan harga sekitar 30.000 per bungkus. Hal ini seperti dikatakan Roy Marthen Masyewi, S.Pd., anggota PERKUMPULAN PANAH PAPUA. Jumat (10/5/2024).

(foto) : Hasil olahan masyarakat lokal Kampung Yakati Teluk Bintuni, Sagu Cookies Yakati.

Keberadaan produk ini tidak hanya menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat setempat, tetapi juga menjadi peluang untuk memperkenalkan kekayaan alam daerah mereka kepada lebih banyak orang.

Melalui pemasaran yang cerdas dan kerjasama dengan pasar lokal di berbagai wilayah, Sagu Cookies telah berhasil menarik perhatian konsumen dari berbagai kalangan penikmat makanan ringan tersebut. Dengan adanya dukungan dan apresiasi yang terus berkembang, diharapkan produk ini tidak hanya menjadi kebanggaan lokal di daerah, tetapi juga menjadi contoh suksesnya pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat lokal di daerah pedesaan.

Pewarta : Wawan.

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini