Beranda Olahraga Tradisional Kalahkan Alaves, Real Madrid Tolak Menyerah kepada Barcelona

Kalahkan Alaves, Real Madrid Tolak Menyerah kepada Barcelona

47
0

Madrid – Real Madrid tidak menyerah dalam mengejar Barcelona untuk gelar La Liga Spanyol. Terutama setelah Madrid mengalahkan Deportivo Alaves 2-1 dalam pertandingan di kandang di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Rabu, 22 April 2026 dini hari WIB.

Penyerang Kylian Mbappe sekali lagi menunjukkan ketajamannya. Mbappe mencetak 24 gol yang mengonfirmasikannya sebagai pencetak gol terbanyak di liga. Namun, kapten tim nasional Prancis itu belum bisa membawa Madrid kembali ke puncak klasemen.

Meskipun ada Mbappe, Madrid juga gagal di Liga Champions dan tersingkir di Copa del Rey. Selain itu, Los Merengues gagal memenangkan Supercopa de Espana yang menyebabkan pemecatan Xabi Alonso.

Dalam pertandingan melawan Alaves, Mbappe juga membuka kemenangan Madrid. Selanjutnya, Vinicius Junior memperkuat keunggulan tim menjadi 2-0. Alaves memperkecil kekalahan melalui gol di injury time.

Kemenangan ini setidaknya mengakhiri kegagalan memenangkan dua pertandingan terakhir dalam kompetisi domestik dan menambahkan poin Madrid menjadi 73. Mereka juga bisa mengurangi selisih poin dengan Barca menjadi enam.

Namun, Barca akan semakin menjauh jika mereka mengalahkan tamu mereka Celta Vigo. Namun, Madrid menolak menyerah dalam mengejar rival mereka. Dengan enam pertandingan tersisa, Madrid masih memiliki kesempatan untuk mengejar Barca sambil berharap tim Hansi Flick akan tergelincir dan kehilangan poin.

“Masih ada enam pertandingan yang harus dimainkan. Pertandingan berikutnya hanya dalam tiga hari. Tujuan kami adalah memenangkan pertandingan. Itu adalah tujuan tim,” kata pelatih Madrid Alvaro Arbeloa seperti dikutip oleh france24.

Arbeloa juga tidak perduli jika ia dalam tekanan karena tidak bisa mengangkat tim. Hal ini menimbulkan kabar bahwa ia tidak akan mendapatkan kontrak permanen. Menurut informasi, Juergen Klopp akan segera turun dari gunung dengan kembali mengelola klub. Dan tujuan mantan manajer Liverpool itu tak lain adalah Madrid.

“Saya tidak peduli dengan sorotan yang dituju pada saya. Itu adalah masalah Real Madrid,” katanya lagi.

Sementara itu, Alaves sendiri terancam degradasi. Kekalahan dalam pertandingan membuat mereka masih berjuang di peringkat bawah. Alaves berada di peringkat 17 atau satu strip di atas zona degradasi dengan 33 poin. Mereka juga hanya unggul satu poin atas Elche yang menduduki posisi ke-18.

Dalam pertandingan itu, Madrid kesulitan menghadapi permainan serangan Alaves. Apalagi tim tamu memiliki catatan bagus karena tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir dalam liga.

Bahkan tim yang dilatih oleh Quique Sanchez Flores yang pernah bermain di Madrid selama dua tahun telah mengancam gawang Andriy Lunin melalui Angel Perez. Namun tendangannya masih bisa diblokir oleh Lunin. Demikian pula, upaya penyerang Toni Martinez juga tidak menghasilkan gol.

Madrid sendiri mulai bangkit dan memberi tekanan pada Alaves. Upaya Los Blancos akhirnya berhasil setelah beberapa kegagalan.

Pada menit ke-30, Mbappe yang berada di luar kotak penalti melepaskan tembakan keras ke gawang. Hanya bola mengenai pemain Alaves sehingga sedikit mengubah arahnya dan menyebabkan kiper Antonio Sivera tak berdaya.

Skor 1-0 untuk Madrid yang membuat mereka lebih agresif menekan pertahanan Alaves. Mbappe hampir menambah gol ketika menerima umpan dari Vinicius Jr. Namun tendangannya masih bisa diblokir oleh Sivera.

Selanjutnya, bek Eder Militao juga memiliki kesempatan untuk mencetak gol. Namun tembakannya masih melintasi mistar. Tak ada perubahan pada skor dan tetap 1-0 untuk Madrid saat babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Madrid bermain lebih agresif. Namun, Alaves juga bertahan dan hampir menyamakan kedudukan melalui Martinez. Peluang itu masih bisa digagalkan oleh Lunin.

Tak lama setelah itu, Madrid berhasil menambah gol. Kali ini tendangan spektakuler Vinicius Jr dari jarak berhasil menembus gawang Sivera. Gol yang tercipta saat pertandingan baru berjalan lima menit mengubah skor menjadi 2-0 untuk Madrid.

Madrid terus bermain agresif dan mencoba menambah gol. Kesempatan bagus didapatkan oleh Brahim Diaz. Namun peluangnya berhasil digagalkan oleh kiper.

Alaves akhirnya membuka kebuntuan di injury time. Mereka membobol gawang Madrid pada menit ke-90 +3 yang mengurangi kekalahan menjadi 2-1. Skor juga bertahan hingga akhir pertandingan.