Sesi Rakyat bertujuan untuk membekali warga Dakota Utara untuk terlibat dengan pemerintah

    28
    0

    BISMARCK – Sebuah koalisi kelompok advokasi berharap dapat menginspirasi warga Dakota Utara untuk menjadi lebih aktif secara sipil pada acara pengorganisasian tahunan kedua sepanjang hari pada tanggal 25 April di Bismarck.

    Sidang Rakyat perdananya berlangsung pada Mei lalu. Acara tersebut lahir dari ketidakpuasan terhadap sidang legislatif Dakota Utara tahun 2025, kata penyelenggara saat itu. Para peserta menyusun daftar prioritas legislatif mereka sendiri untuk dilanjutkan ke sesi tahun 2027. Mereka membahas tiga topik utama: penguatan sekolah, peningkatan keamanan ekonomi, dan perlindungan kebebasan pribadi.

    Sesi Rakyat tahun ini akan lebih fokus pada pendidikan kewarganegaraan, kata Charlie Williamson, manajer program Keadilan Gender di Dakota Utara, salah satu kelompok yang memimpin acara tersebut.

    “Apa yang sebenarnya kami coba lakukan adalah melanjutkan prioritas-prioritas tersebut, namun juga memberikan lokakarya dan pelatihan berbasis keterampilan kepada masyarakat agar dapat mengadvokasi hal-hal yang penting bagi mereka,†kata Williamson.

    Idenya adalah untuk memberikan pintu masuk bagi masyarakat yang ingin terlibat dalam advokasi pemerintah namun tidak tahu harus mulai dari mana.

    “Kami melihat semakin banyak orang yang secara historis tidak terlibat dengan pemerintah lokal atau negara bagian,” kata Williamson.

    Warga Dakota Utara akan dapat belajar tentang hal-hal seperti proses legislatif negara bagian, cara memberikan kesaksian di dengar pendapat publik, cara berinteraksi dengan anggota parlemen negara bagian, dan cara kerja pemungutan suara yang diprakarsai warga, kata mereka. Juga akan ada peluang untuk berbicara dengan orang-orang yang memiliki pengalaman dalam penulisan kebijakan mengenai ide-ide untuk legislasi di masa depan.

    Orang-orang dari semua latar belakang politik dipersilakan untuk hadir. Untuk mendaftar, kunjungi situs web acara.

    “Ini adalah pertemuan non-partisan untuk membicarakan prioritas apa yang ingin kita lihat sebagai individu di North Dakota,” kata Williamson.

    Acara ini akan berlangsung dari jam 9 pagi sampai jam 4 sore tanggal 25 April di Heritage Center.

    Selain Keadilan Gender, penyelenggara acara termasuk Prairie Action North Dakota, Persatuan Kebebasan Sipil Amerika Dakota Utara, Koalisi Hak Asasi Manusia Dakota Utara, Sinode Dakota Utara Timur dan Barat dari Gereja Lutheran Injili Amerika dan Aliansi Antaragama Dakota Utara.

    Meskipun saat ini belum ada rencana pasti untuk acara mendatang, Williamson mengatakan Sidang Rakyat dapat mengadakan pertemuan atau kelompok kerja tambahan sebelum atau selama sesi legislatif 2027 jika hadirin berminat.

    Sekitar 50-60 warga Dakota Utara dari seluruh negara bagian menghadiri acara tahun lalu, kata mereka.

    Ide-ide kebijakan yang dibahas pada Sidang Rakyat pertama termasuk menaikkan upah minimum negara bagian, memperkenalkan program pengampunan pinjaman mahasiswa bagi lulusan sekolah hukum North Dakota, dan memperluas pendidikan anak usia dini di seluruh negara bagian, North Dakota Monitor melaporkan sebelumnya.

    Contoh Teks

    Cerita ini awalnya diterbitkan di NorthDakotaMonitor.com.

    Contoh Teks

    ________________________

    Cerita ini ditulis oleh salah satu kantor berita mitra kami. Forum Communications Company menggunakan konten dari agensi seperti Reuters, Kaiser Health News, Tribune News Service, dan lainnya untuk menyediakan berita yang lebih luas kepada pembaca kami. Pelajari lebih lanjut tentang layanan berita yang digunakan FCC di sini.