Jaime Jaquez Jr. mengaku merasa kecewa ketika Bam Adebayo mencetak 83 poin semula muncul di The Sporting News. Tambahkan The Sporting News sebagai Sumber Utama dengan mengklik di sini. Bam Adebayo mengejutkan dunia NBA ketika ia mencetak 83 poin melawan Washington Wizards. Sebagian besar orang mengenal Bam sebagai center yang fokus pada pertahanan di Miami Heat. Namun, ia membuat orang terkejut ketika terus menjebol tembakan demi tembakan melawan Wizards.
Secara alami, penampilan seperti itu membuat internet gempar. Namun, banyak orang kecewa karena Adebayo melampaui Kobe Bryant untuk peringkat kedua dalam sejarah permainan NBA. Kelompok orang itu termasuk Jaime Jaquez Jr., salah seorang rekan tim Adebayo.
Selama 20 tahun, Kobe menjadi pencetak gol tertinggi kedua dalam satu pertandingan dengan 81 poin melawan Toronto Raptors. Ini adalah rekor yang kebanyakan orang pikir tidak bisa dicapai sampai memasuki tahun 2020-an, dan beberapa pemain mulai mencetak 70+ poin.
Banyak yang menduga bahwa pemain bisa melewati batas 81 poin, tetapi mereka mengharapkan pemain seperti Luka Doncic, Donovan Mitchell, atau Damian Lillard melakukannya. Namun, justru Adebayo, seorang pemain yang lebih fokus pada pertahanan yang berhasil melakukannya.
Ada juga kritik terhadap Adebayo karena dia melempar 43 upaya lemparan bebas sejarah dan membuat 36 di antaranya. Hal ini dianggap “tidak etis” karena orang merasa itu adalah cara terang-terangan untuk melampaui Kobe.
Bahkan Jaquez dengan bercanda mengatakan bahwa ia ingin Bam mencetak gol, tetapi ia tidak ingin dia melampaui Kobe. Itu karena rasa cintanya terhadap Black Mamba saat ia masih kecil.
“Sebanyak aku mencintaimu, aku sangat senang untukmu. Aku sedikit sakit untuk Kobe. Aku dari LA, aku orang Kobe, tetapi aku masih seperti, sial, aku orang Kobe. Aku tidak pernah berpikir ada yang bisa melampauinya, tetapi jika ada yang akan melampauinya, aku senang itu adalah dirimu,” Jaquez mengatakan kepada Adebayo di First We Feast.
Seiring berjalannya waktu, lebih banyak orang akan menerima penampilan generasional Adebayo. Itu adalah malam yang magis, dan tak seorang pun bisa mencabut kemampuannya mencetak 83 poin karena dia benar-benar melakukannya di depan seluruh dunia. Informasi Tambahan: Penampilan mencengangkan Bam Adebayo mencetak 83 poin dalam satu pertandingan dan melewati Kobe Bryant sebagai pencetak gol tertinggi kedua dalam sejarah NBA. Jaquez Jr. mengaku merasa campur aduk tentang pencapaian ini karena rasa cintanya terhadap Kobe Bryant. Gagasan bahwa Adebayo melewati Kobe dengan cara yang “tidak etis” menerima kritik dari beberapa pihak.



