OCBC Bank adalah kandidat utama untuk mengakuisisi operasi perbankan ritel HSBC Holdings di Indonesia, seperti dilaporkan oleh Bloomberg yang mengutip sumber-sumber.
Bank yang berbasis di Singapura ini bertujuan untuk memperluas lagi pasar Asia Tenggara.
Bank tersebut sedang mencari kesepakatan yang bisa menilai bisnis perbankan konsumen HSBC di Indonesia dengan nilai lebih dari Rp6 triliun ($350 juta), kata mereka.
Mereka meminta untuk anonimitas karena pembicaraan bersifat pribadi.
Menurut sumber-sumber, OCBC dipandang sebagai pembeli yang paling mungkin setelah menawarkan lebih dari penawar saingan.
Namun, negosiasi masih berlangsung dan belum ada hasil yang mengikat.
Mereka juga mengatakan bahwa penawar tambahan masih bisa muncul.
Seorang perwakilan OCBC menolak untuk berkomentar. Seorang juru bicara HSBC mengatakan bank ini sedang meneliti opsi strategis untuk bisnis perbankan ritelnya di Indonesia dan bahwa belum ada keputusan yang diambil.
OCBC sudah beroperasi di Indonesia melalui unit terdaftarnya di Jakarta, PT Bank OCBC NISP.
Bank ini telah memperluas bisnisnya di pasar tersebut melalui pertumbuhan organik dan akuisisi, termasuk PT Bank Commonwealth Indonesia pada tahun 2024.
Jika selesai, transaksi ini akan menjadi akuisisi pertama di bawah kepemimpinan chief executive OCBC yang baru, Tan Teck Long.
Beliau telah menetapkan rencana untuk ekspansi lebih luas di Asia, dengan fokus pada penggunaan AI dan digitalisasi yang lebih besar, serta membantu klien bergerak menuju emisi net-zero.
Rencana tersebut termasuk membangun bisnis affluent di Hong Kong dan memperluas aktivitas private banking di Indonesia.
Indonesia dan pasar-pasar berkembang lainnya menarik minat bank-bank yang mencari ekspansi, terutama karena kelompok-kelompok seperti HSBC dan Citigroup menjelajahi penjualan aset non-core tertentu. ANZ Group Holdings juga telah mempertimbangkan penjualan sahamnya di PT Bank Pan Indonesia.
Orang-orang yang akrab dengan masalah tersebut sebelumnya mengatakan bahwa kelompok-kelompok lain yang mengadakan penawaran untuk aset-aset HSBC di Indonesia termasuk DBS Group Holdings dan UOB dari Singapura, CIMB Group Holdings dari Malaysia, dan Sumitomo Mitsui Financial Group dari Jepang.
HSBC telah mengatakan bahwa sedang melakukan tinjauan strategis terarah terhadap operasi ritelnya di Australia, Indonesia, dan Mesir, sambil menekankan bahwa belum ada keputusan yang diambil.
HSBC Life Singapore juga sedang dalam tinjauan.





