ParisSelect – Cuir Saddle, parfum Dior baru yang terinspirasi dari tas Saddle karya Francis Kurkdjian
Pada bulan April 2026, Dior memperkaya penawaran penciumannya dengan kreasi yang berani. Rumah Prancis memperkenalkan Cuir Saddle, wewangian baru dari La Collection Privée Christian Dior. Wewangian ini menciptakan jembatan tak terduga antara barang-barang kulit dan wewangian.
Cuir Saddle: saat tas ikonik menginspirasi parfum
Tas Sadel telah menandai sejarah fesyen sejak diciptakan pada akhir tahun 1990-an. Siluetnya yang asimetris, terinspirasi oleh dunia berkuda, menjadikannya salah satu tas terhebat di generasinya. Kini, aksesori kultus ini tersedia dalam bentuk penciuman.
Rumah Dior melanjutkan pergerakan sentral dalam kemewahan saat ini. Ini tentang mengedarkan ikonnya dari satu wilayah ke wilayah lain. Dari fesyen hingga kecantikan, dari objek hingga emosi: pendekatannya jelas.
Tas ini mewujudkan imajinasi yang tepat, antara feminitas yang terpahat dan keberanian garis. Dengan memilih Saddle sebagai titik awal, rumah tersebut mengaktifkan kembali salah satu tanda terkuatnya. Parfum kemudian menjadi perpanjangan alami dari warisan ini.
“Dengan Cuir Saddle, Dior tidak hanya meluncurkan parfum baru. Perusahaan ini juga kembali mengedarkan salah satu merek paling kuatnya, menyebarkannya dari lengan ke kulit. TELAH”
Francis Kurkdjian menandatangani ciptaan baru ini
Francis Kurkdjiandirektur kreasi parfum di Parfums Christian Dior sejak 2021, membayangkan wewangian ini. Pendekatannya dibedakan berdasarkan kehalusannya. Ia tidak berusaha mereproduksi bau kulit pelana.
Pembuat parfum lebih suka memindahkan kontur bahan ini. Dia membayangkan kulit yang lebih lembut, cerah, dan hampir mengganggu. Tulisan ini lebih mengutamakan penampilan daripada demonstrasi, dengan gaya yang sangat pribadi.
- Kulit lembut, bergaya dan sensual
- Aspek yang lebih jelas dan sensitif
- Sebuah material bekerja seperti sebuah gaya
- Kehadiran yang dipikirkan bahkan pada kulit
- Parfum yang lebih mengutamakan daya tarik daripada demonstrasi
Koleksi Pribadi Christian Dior: ruang narasi yang unik
Koleksi Pribadi dibedakan dari wewangian klasik berdasarkan pendekatannya. Setiap wewangian menjadi variasi seputar imajinasi rumah. Entah itu terkait dengan siluet, material, atau sikap, cerita memandu penciptaan.
Cuir Saddle sangat cocok dengan visi ini. Wewangian ini memperluas kemampuan Dior untuk mengubah kode fesyennya menjadi pengalaman indrawi. Di antara warisan, kecanggihan, dan hasrat, parfum menemukan tempatnya.
Koleksi ini menawarkan ruang untuk berekspresi lebih bebas. Kreasinya mendapatkan kedalaman naratif. Dialog antara fashion dan wewangian diperkaya dengan setiap peluncuran baru.
Kulit diciptakan kembali untuk kulit
Pelana Kulit tidak menawarkan kulit mentah atau keras. Keharumannya membangkitkan bahan yang dikerjakan, hampir seperti kulit kedua. Pendekatan ini mengungkapkan semua kehalusan karya Kurkdjian.
Kulit menjadi kurang masif dibandingkan nuansa dalam komposisi ini. Nada yang lebih ringan melembutkan keseluruhannya. Hasilnya adalah parfum yang sensual, jauh dari interpretasi yang murni sadis.
Dior menghadirkan parfum dan barang-barang kulit ke dalam dialog
Peluncuran ini menggambarkan tren kuat dalam kemewahan kontemporer. Rumah-rumah besar berusaha menjembatani berbagai pengetahuan mereka yang berbeda. Wewangian Cuir Saddle adalah contoh suksesnya.
Tas Sadel tetap menjadi salah satu ciri khas lemari pakaian rumah yang paling dikenal. Di tahun 2026, aksesori ini menemukan kehidupan baru melalui parfum ini. Peralihan dari lengan ke kulit terjadi dengan elegan.
Strategi ini memungkinkan menjangkau pecinta fashion dan juga pecinta parfum. Ini memperkuat koherensi identitas Dior melalui ekspresi yang berbeda. Kulit, bahan yang mulia, menjadi bahasa bersama.
Cuir Saddle menandai sebuah langkah dalam perluasan penawaran penciuman rumah. Parfum ini membuktikan sebuah visi di mana setiap ciptaan menceritakan sebuah kisah. Koleksi Pribadi Christian Dior diperkaya dengan karya yang kuat, berakar pada warisan gaya rumah.
Baca terus zacharie touboulitu 17 April 2026


