Beranda Budaya Rompi penyelamat yang dikenakan oleh penumpang kapal Titanic yang selamat akan dijual...

Rompi penyelamat yang dikenakan oleh penumpang kapal Titanic yang selamat akan dijual dalam lelang benar

46
0

Sebuah rompi pelampung yang dipakai oleh seorang penyintas bencana Titanic akan dilelang Sabtu ini dalam sebuah pelelangan pertama kali setelah 114 tahun kapal itu tenggelam dalam bencana maritim paling terkenal sepanjang sejarah.

Rumah lelang U.K. Henry Aldridge & Son Ltd. mengatakan artefak yang sangat langka ini diperkirakan akan dijual seharga 250.000 poundsterling ($339.000) hingga 350.000 poundsterling ($474.000).

Rompi pelampung itu dipakai oleh Laura Mabel Francatelli, yang bepergian di kelas satu di kapal pesiar mewah yang malang itu. Menurut daftar lelang rumah lelang, Francatelli adalah sekretaris dari perancang busana Lucy Duff Gordon, yang terkenal dengan desain gaunnya di salon-salon ternama di London, Paris, dan New York.

Francatelli berada di Titanic bersama Duff Gordon dan suaminya, Cosmo Duff Gordon, saat mereka bepergian ke Chicago. Ketika kapal itu tenggelam pada 15 April 1912, kedua pasangan itu sengaja pindah ke perahu lain untuk tetap bersama selama evakuasi yang kacau. Lebih dari 1.500 dari 2.240 orang di kapal RMS Titanic meninggal dunia.

Francatelli kemudian menandatangani rompi pelampung tersebut, bersama dengan penyintas lain yang berada di kapal.

Henry Aldridge and Son, rumah lelang terkemuka dalam menjual memorabilia Titanic, selalu menggelar pelelangan sekitar hari jadi kapal itu. Namun, Andrew Aldridge, direktur manajemen perusahaan, mengatakan kepada NBC News pada Kamis bahwa ia belum pernah melihat sesuatu seperti rompi pelampung itu.

“Ia adalah sebuah objek yang sungguh luar biasa,” kata Aldridge. “Anda melihatnya dan Anda tahu, ia membangkitkan emosi.” Ia menambahkan bahwa barang semacam itu “benar-benar, sangat langka.”

“Cerita ini dapat diringkas dalam satu kalimat: Sebuah kapal besar menabrak gunung es dan tenggelam, dengan kehilangan nyawa yang mengerikan. Tapi bila melihat lebih jauh, ada 2.200 bab dalam cerita ini, setiap bab adalah seseorang,” kata Aldridge.

“Cerita orang itu mewakili satu bab. Dengan barang-barang memorabilia ini, kita menceritakan cerita-cerita tersebut,” katanya. “Kita menceritakan cerita Laura Francatelli 114 tahun setelah tenggelamnya kapal, dan itulah mengapa orang begitu terpesona dengan topik ini.”

Rompi pelampung tersebut pernah dipamerkan di Museum Titanic di Pigeon Forge, Tennessee, dan di Titanic Belfast di Irlandia Utara. Pemilik sebelumnya telah “memutuskan untuk memberikan tongkat estafet kepada kolektor selanjutnya.”