Tentara Israel Menembak dan Membunuh Remaja Palestina di Tepi Barat
RAMALLAH, Wilayah Palestina, 16 April 2026 (BSS/AFP) – Pasukan Israel membunuh seorang remaja Palestina berusia 17 tahun di Tepi Barat yang diduduki pada hari Kamis, menurut pejabat Palestina, sementara militer Israel mengatakan pasukannya telah “menonaktifkan seorang teroris”.
Mohammed Murad Mahmud Rayan “dibunuh oleh pasukan pendudukan (Israel) pada Kamis pagi di Beit Duqqu”, sebuah desa di sebelah utara Yerusalem, kata kementerian kesehatan Palestina yang berbasis di Ramallah dalam sebuah pernyataan.
Dihubungi oleh AFP, tentara Israel mengatakan “kerusuhan kekerasan” pecah selama “aktivitas operasional” di daerah Beit Duqqu, dan “seorang teroris melemparkan batu kepada para tentara, mengancam mereka”.
“Tentara merespons dengan menembak ke arah teroris” yang kemudian “dinonaktifkan”, tambahnya.
Menurut agensi berita Palestina Wafa, tentara Israel melakukan “operasi pencarian skala besar yang menargetkan beberapa rumah”.
Kekerasan di Tepi Barat, yang diduduki oleh Israel sejak tahun 1967, telah melonjak sejak serangan belum pernah terjadi sebelumnya oleh gerakan Islam Palestin, Hamas, terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, yang memicu perang di Jalur Gaza.
Kekerasan terus berlanjut sejak gencatan senjata rapuh di Gaza mulai berlaku pada 10 Oktober tahun lalu.
Menurut data yang dikumpulkan AFP berdasarkan angka dari kementerian kesehatan Palestina, setidaknya 1.060 orang Palestina, termasuk militan dan juga warga sipil, telah tewas oleh tentara Israel atau penjajah di Tepi Barat sejak awal perang di Gaza.
Paling tidak 46 warga Israel, baik warga sipil maupun anggota keamanan, telah tewas di area yang sama dalam serangan dari pihak Palestina atau selama operasi militer Israel, menunjukkan angka resmi Israel.




