Beranda Olahraga Tradisional Menang, Barcelona Masih Tereliminasi. Atletico Madrid ke Semifinal Liga Champions

Menang, Barcelona Masih Tereliminasi. Atletico Madrid ke Semifinal Liga Champions

26
0

Barcelona Menang, Tapi Gagal ke Semifinal Liga Champions

Barcelona memenangkan pertandingan but gagal mencapai semifinal Liga Champions. Pada duel kedua babak perempat final di Stadion Metropolitano, Madrid, Rabu, 15 April 2026 dini hari WIB, Barca yang bermain dengan 10 pemain mengalahkan tuan rumah Atletico Madrid 2-1. Namun, Barca tereliminasi karena Atletico unggul agregat 3-2 dan lolos ke semifinal.

Barcelona sebenarnya tampil impresif. Permainan agresif tim yang diasuh oleh Hansi Flick langsung membuahkan hasil positif dan menyamakan agregat dalam kurang dari 25 menit. Barca bahkan sempat unggul 2-0 sehingga agregat menjadi sama 2-2. Namun, gol kedua dari striker Ferran Torres dibatalkan karena offside.

Atletico akhirnya mampu menyusul. Satu gol tunggal dari Ademola Lookman menyelamatkan Atletico untuk menang agregat 3-2 sehingga mereka berhasil melangkah ke semifinal untuk pertama kalinya sejak 2017.

Di semifinal, Atletico, yang belum pernah memenangkan Liga Champions meskipun mencapai final dua kali pada 2014 dan 2016, akan menghadapi Arsenal atau Sporting Lisbon.

Sementara itu, Barcelona kehilangan kesempatan untuk meraih gelar ganda musim ini. Kegagalan di Liga Champions membuat Lamine Yamal cs fokus sepenuhnya pada membela gelar La Liga Spanyol. Hal ini karena Barcelona juga sudah tersingkir di Copa del Rey.

Dalam pertandingan besar, yang merupakan pertemuan kelima antara dua tim La Liga dalam satu musim, Flick menurunkan pemain muda, Torres dan Gavi, sebagai starter untuk membongkar pertahanan Atletico.

Barcelona membutuhkan pemain dengan mobilitas tinggi tanpa cepat lelah karena mereka harus mengejar defisit gol. Inilah yang membuat striker Robert Lewandowski dan winger Marcus Rashford memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Hasilnya? Kiper Atletico, Juan Musso yang menggantikan posisi Jan Oblak karena cedera harus berjuang untuk menyelamatkan gawang. Bahkan dalam pertandingan hanya berlangsung 32 menit, Musso hampir kebobolan jika tidak memblokir bola dari tendangan Yamal.

Kegagalan di menit pertama tidak membuat Barcelona berkecil hati. Mereka justru bermain lebih agresif menekan pertahanan Atletico. Terbukti ketika pertandingan memasuki menit keempat, Yamal akhirnya membuka kebuntuan setelah memanfaatkan kesalahan bek Clement Lenglet.

Pemain Barcelona sebelumnya sebenarnya ingin melakukan backpass. Namun, bola justru mengenai Yamal dan diterima oleh Torres. Melihat Yamal berada dalam posisi bagus, Torres kemudian mengembalikan bola kepada rekannya yang melepaskan tembakan untuk mengalahkan Musso.

Keunggulan 1-0 membuat Barcelona semakin agresif dalam menekan Atletico yang terlambat bermain di kandang sendiri. Bahkan Dani Olmo hampir menambah gol saat mendapat kesempatan. Namun Musso berhasil memblokir tembakan Olmo.

Meskipun gagal menambah keunggulan, Barcelona tetap mendominasi Los Rojiblancos.

Serangan Barcelona kembali membuahkan hasil ketika Torres mengalahkan Musso pada menit ke-24. Lagi, Lenglet gagal menjalankan tugas dengan baik sehingga bisa dilewati Torres yang menyambut umpan dari Olmo dan kemudian mengubahnya menjadi gol dengan tembakan mendatar ke pojok atas gawang.

Barcelona berhasil menyamakan agregat setelah unggul 2-0. Mereka terus bermain agresif dan hampir menambah gol melalui Fermin Lopez. Namun, sundulan Lopez dari jarak dekat dapat dihentikan oleh Musso.

Saat tertekan, Atletico mulai bangkit. Mereka mencoba menyamai permainan Barcelona dan akhirnya berhasil menyusutkan defisit gol pada menit ke-31. Gol tersebut diciptakan oleh Lookman setelah menerima assist dari Marcos Llorente. Skor berubah menjadi 2-1 untuk Barcelona dan bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Barcelona kembali bermain agresif untuk mengejar defisit gol. Pasalnya gol dari Lookman membuat Atletico kembali unggul agregat.

Dalam sepak muka, Olmo terjatuh di kotak penalti saat diawal oleh pemain Diego Simeone. Pemain Barcelona mengangkat tangan untuk meminta penalti. Namun wasit membiarkan insiden tersebut berlalu.

Mereka kembali kecewa ketika Torres sebenarnya berhasil mencetak gol keduanya pada menit ke-55. Bagaimana tidak, wasit tidak menyetujui gol dari tendangan volley Torres yang dianggap offside.

Flick kemudian memasukkan Rashford dan Lewandowski untuk menambah kekuatan. Namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil karena Barcelona gagal menambah gol sementara tensi pertandingan meningkat.

Atletico hampir menyamakan melalui bek Robin Le Normand. Namun tembakannya dari jarak dekat masih dapat dihentikan oleh kiper Joan Garcia.

Pertandingan mulai memanas dan bek Atletico, Matteo Ruggieri disikut oleh Gavi. Akibatnya, wajah Ruggieri berdarah sehingga harus mendapat perawatan.

Tensi pertandingan semakin meningkat ketika bek Barcelona, Eric Garcia melakukan pelanggaran terhadap penyerang Alexander Sorloth pada menit ke-79. Pelanggaran itu mengakibatkan kartu merah bagi Garcia sehingga Barcelona harus menyelesaikan pertandingan dengan 10 pemain. Di pertandingan pertama, Barcelona juga kehilangan satu pemain setelah bek Pau Cubarsi mendapat kartu merah.

Barcelona juga kesulitan menambah gol karena kehilangan satu pemain. Usaha mereka juga tidak membuahkan hasil sehingga skor tetap 2-1 hingga akhir pertandingan. Meskipun menang, Barcelona tetap tereliminasi dan Atletico melaju ke semifinal.