CEDERA OLAHRAGA YANG UMUM DAN SERING DIHINDARI. BERMAIN OLAHRAGA BUKAN HANYA MENYENANGKAN BAGI ANAK, TETAPI MEMBANGUN KERJASAMA, PERCAYA DIRI DAN KETERAMPILAN. TAPI SEPERTI YANG DIKETAHUI ORANG TUA, CEDERA BISA TERJADI. SETIAP TAHUN, SEKITAR 1,4 JUTA ANAK USIA 5 SAMPAI 14 TAHUN BERAKHIR DI UDARA KARENA CEDERA OLAHRAGA DAN REKREASI. BEBERAPA CEDERA YANG PALING UMUM TERKAIT OLAHRAGA ADALAH KESEMPATAN DAN STRAIN. CEDERA RINGAN DI RUMAH, ORANG TUA DAPAT MELAKUKAN TERAPI BERAS, Istirahat, KOMPRESI ES DAN ELEVASI. LANGKAH-LANGKAH INI DAPAT MEMBANTU MENGATASI NYERI DAN BEngkak. PASTIKAN ANAK ANDA MEMILIKI WAKTU UNTUK Istirahat DAN PEMULIHAN JIKA SAKIT, BEMBAK ATAU GERAKAN TERBATAS BERLANGSUNG LEBIH DARI BEBERAPA HARI, ADALAH IDE BAIK UNTUK MEMERIKSA DOKTER UNTUK MENCEGAH CEDERA INI, KATA AHLI. MENGAJARKAN TEKNIK YANG BENAR DAN MELAKUKAN PEMANASAN SEBELUM BERAKTIVITAS ADALAH KUNCINYA. KAMI MULAI DENGAN MENGIRIM LATIHAN SEPERTI LINGKARAN LENGAN, LANGKAH KAKI, BEBERAPA JOGGING DAN AKHIRNYA KAMI STRETCH UNTUK SIAP. ORANG TUA DAN PELATIH DAPAT BEKERJA SAMA UNTUK MENINGKATKAN SPORTSMANSHIP YANG BAIK, KEBIASAAN BERMAIN YANG AMAN DAN MEMASTIKAN ANAK-ANAK MEMILIKI PERLINDUNGAN YANG TEPAT. PASTIKAN PERALATAN ANAK ANDA COCOK, SESUAI DENGAN USIA DAN OLAHRAGANYA, DAN MEMAKAINYA SETIAP SAAT BERMAIN. PENTING JUGA UNTUK MENGwaspadai CEDERA YANG BERLEBIHAN, MENDORONG ANAK-ANAK UNTUK BERMAIN OLAHRAGA YANG BERBEDA MEMBANTU MENGURANGI KETEGANGAN PADA OTOT YANG SAMA. DAN TERAKHIR, OLAHRAGA TERKADANG DAPAT MEMBUAT ANAK GUGUR ATAU MERASA TEKANAN. TETAPI DENGAN ORANG TUA DAN PELATIH DI SISINYA, MEREKA DAPAT BERGERAK DI LAPANGAN DENGAN MERASA FOKUS DAN SIAP. SAYA MENGINGATKAN TIM SAYA UNTUK PERGI KE SANA DAN BERSENANG-SENANG, BERSAING DAN BEKERJA SAMA DAN SALING MENDORONG DENGAN CARA TERSEBUT. MEREKA PUNYA PERMAINAN YANG HEBAT DAN TENTU SAJA, PASTIKAN ANAK ANDA TETAP TERHIDRASI SEBELUM, SELAMA, DAN SETELAH AKTIVITAS APAPUN. AHLI MENGATAKAN ANAK USIA 9 SAMPAI 12 TAHUN HARUS S
Akhir-akhir ini ada banyak perhatian mengenai gegar otak dan risiko olahraga kontak bagi anak-anak – namun hal tersebut bukan satu-satunya kekhawatiran terkait keselamatan di lapangan. Mulai dari keseleo dan patah tulang hingga cedera akibat penggunaan berlebihan, para atlet muda menghadapi berbagai potensi masalah yang dapat mengesampingkan mereka. Consumer Reports memiliki beberapa saran penting bagi para orang tua tentang cara membantu mencegah cedera olahraga yang lebih umum dan sering kali dapat dihindari ini. Bagi anak-anak, bermain olahraga tidak hanya menyenangkan; olahraga juga membangun kerja sama tim, kepercayaan diri, dan keterampilan; namun seperti yang diketahui oleh semua orang tua, cedera dapat terjadi. Pada tahun 2024, sekitar 1,4 juta anak berusia 5 hingga 14 tahun berakhir di UGD karena cedera olahraga dan rekreasi. Beberapa cedera terkait olahraga yang paling umum adalah keseleo dan ketegangan. Untuk cedera ringan di rumah, orang tua dapat melakukan terapi RICE – Istirahat, Kompres, Kompresi, dan Ketinggian Beberapa hari, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter. Untuk membantu mencegah cedera ini, para ahli mengatakan mengajarkan anak-anak teknik yang benar dan melakukan pemanasan yang baik sebelum beraktivitas adalah kuncinya. Orang tua dan pelatih dapat bekerja sama untuk mendorong sportivitas yang baik, kebiasaan bermain yang aman, dan memastikan anak-anak memiliki alat pelindung diri yang tepat. Pastikan perlengkapan anak Anda pas, sesuai dengan usia dan olahraganya, dan dipakai setiap kali mereka bermain. Penting juga untuk memperhatikan cedera akibat penggunaan berlebihan pada otot yang sama.Dan terakhir, olahraga terkadang dapat membuat anak-anak gugup atau merasakan tekanan, tetapi dengan orang tua dan pelatih di sisinya, mereka dapat terjun ke lapangan dengan perasaan fokus dan siap.Dan pastikan anak-anak Anda tetap terhidrasi- sebelum, selama, dan setelah aktivitas.Para ahli mengatakan anak-anak usia 9-12 tahun harus minum air secara teratur, sekitar 3 hingga 8 ons setiap 20 menit saat bermain
Akhir-akhir ini ada banyak perhatian mengenai gegar otak dan risiko olahraga kontak bagi anak-anak – namun hal tersebut bukan satu-satunya kekhawatiran dalam hal menjaga keselamatan di lapangan. Mulai dari keseleo dan patah tulang hingga cedera akibat penggunaan berlebihan, atlet muda menghadapi berbagai potensi masalah yang dapat mengesampingkan mereka. Consumer Reports memiliki beberapa saran penting bagi para orang tua tentang cara membantu mencegah cedera olahraga yang lebih umum dan sering kali dapat dihindari ini.
Bagi anak-anak, berolahraga tidak hanya menyenangkan; itu membangun kerja tim, kepercayaan diri, dan keterampilan; tapi seperti yang diketahui orang tua mana pun, cedera bisa saja terjadi. Pada tahun 2024, sekitar 1,4 juta anak usia 5 hingga 14 tahun berakhir di UGD karena cedera olahraga dan rekreasi. Beberapa cedera terkait olahraga yang paling umum adalah keseleo dan ketegangan.
Untuk cedera ringan di rumah, orang tua dapat melakukan terapi RICE – Rest, Ice, Compression, dan Elevation. Langkah-langkah ini dapat membantu mengatasi rasa sakit dan bengkak. Pastikan anak Anda punya waktu untuk beristirahat dan memulihkan diri. Jika rasa sakit, bengkak, atau keterbatasan gerak berlangsung lebih dari beberapa hari, ada baiknya untuk memeriksakan diri ke dokter.
Untuk membantu mencegah cedera ini, para ahli mengatakan mengajari anak-anak teknik yang benar dan melakukan pemanasan yang baik sebelum beraktivitas adalah kuncinya. Orang tua dan pelatih dapat bekerja sama untuk meningkatkan sportivitas yang baik, kebiasaan bermain yang aman, dan memastikan anak-anak memiliki alat pelindung diri yang tepat. Pastikan perlengkapan anak Anda pas, sesuai dengan usia dan olahraganya, serta dipakai setiap kali mereka bermain.
Penting juga untuk mewaspadai cedera akibat penggunaan berlebihan. Mendorong anak-anak untuk melakukan olahraga yang berbeda membantu mengurangi ketegangan pada otot yang sama.
Dan yang terakhir, olahraga terkadang dapat membuat anak-anak gugup atau merasa tertekan, namun dengan adanya orang tua dan pelatih di sisi mereka, mereka dapat terjun ke lapangan dengan perasaan fokus dan siap.
Dan pastikan anak Anda tetap terhidrasi – sebelum, selama, dan setelah beraktivitas. Para ahli mengatakan anak-anak usia 9-12 tahun harus meminum air secara teratur, sekitar 3 hingga 8 ons setiap 20 menit saat bermain.
| | |



