Beranda Perang Gedung Putih menyerang George Clooney untuk kemampuan akting yang buruk setelah bintang...

Gedung Putih menyerang George Clooney untuk kemampuan akting yang buruk setelah bintang menuduh Trump melakukan kejahatan perang

29
0

WASHINGTON – Gedung Putih meluap marah kepada aktor George Clooney karena menuduh Presiden Trump melakukan “kejahatan perang” dengan ultimatum menakutkan pada Selasa yang mengancam bahwa “seluruh peradaban akan mati malam ini” jika Iran gagal melakukan kesepakatan dengannya.

Clooney, 64 tahun, seorang Demokrat teguh, telah mengkritik Trump karena ancaman mengerikannya, yang telah mengangkat peringatannya yang menggelora terhadap rezim ke tingkat yang lebih tinggi.

“Ada yang mengatakan bahwa Donald Trump baik-baik saja. Tetapi jika ada yang mengatakan dia ingin mengakhiri peradaban, itu adalah kejahatan perang,” kata aktor yang membintangi film ternama tahun 1997 “Batman & Robin” kepada para siswa SMA dalam acara yang diselenggarakan oleh yayasan miliknya.

“Kalian masih bisa mendukung sudut pandang konservatif, tetapi harus ada garis kesopanan, dan kita tidak boleh melintasinya.”

Trump menghadapi badai kritik atas pernyataannya, dengan Demokrat bersorak meminta Amandemen ke-25 atau proses pemakzulan untuk mengeluarkan dia dari jabatan. Tetapi Gedung Putih menyerang Clooney.

“Satu-satunya orang yang melakukan kejahatan perang adalah George Clooney karena film-filmnya yang buruk dan kemampuan aktingnya yang mengerikan,” kata direktur komunikasi Gedung Putih Steven Cheung balik menyerang.

Aktor kelahiran Kentucky dan mantan pemilik tequila kemudian melancarkan kritik pada Cheung, yang terkenal dengan serangan panasnya kepada siapa pun yang menentang Trump, karena “memanggil nama secara imatur.”

“Keluarga sedang kehilangan orang yang mereka cintai. Anak-anak telah dibakar. Ekonomi dunia berada di ujung sebilah pisau. Ini saat untuk debat sengit di level tertinggi. Bukan untuk memanggil nama secara imatur,” katanya kepada Deadline.

“Saya akan memulainya. Kejahatan perang dianggap terjadi ‘ketika ada niat untuk menghancurkan fisik suatu bangsa,’ seperti yang didefinisikan oleh Konvensi Genosida dan Statuta Roma. Apa pembelaan pemerintahan? (Selain memanggil saya aktor yang gagal yang saya setuju sudah membintangi ‘Batman dan Robin’?)”

Pada akhirnya, Trump mengumumkan kesepakatan gencatan senjata yang rapuh dengan Iran beberapa jam setelah ultimatumnnya yang dramatis, meskipun rincian penting dari kesepakatan tersebut masih dipertentangkan oleh kedua belah pihak.

Context: George Clooney accused President Trump of committing “war crimes” for his threatening ultimatum towards Iran. The White House retaliated by criticizing Clooney’s acting abilities. Fact Check: There is no evidence or official accusation of Donald Trump committing war crimes in this context. This is a result of a public statement by George Clooney. The claims are based on opinions and criticisms from both parties.