Beranda Dunia Iran mengatakan akan bermain di Piala Dunia 2026 jika tuan rumah menangani...

Iran mengatakan akan bermain di Piala Dunia 2026 jika tuan rumah menangani kekhawatiran

81
0

Iran akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 yang dimulai pada bulan Juni, namun meminta tuan rumah bersama Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada setuju dengan syarat-syaratnya di tengah perang di Timur Tengah. Kehadiran Iran dalam turnamen tersebut telah diselimuti ketidakpastian sejak AS dan Israel meluncurkan perang terhadap negara tersebut pada bulan Februari.

Federasi sepak bola Iran telah menyatakan bahwa tim nasional pria akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 yang dimulai pada bulan Juni, tetapi menuntut agar tuan rumah bersama Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada menyetujui syaratnya di tengah perang di Timur Tengah.

Panggilan yang dilakukan pada hari Sabtu datang setelah Kanada menolak masuk ke federasi kepala karena dugaan keterkaitannya dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), yang dianggap sebagai “kelompok teroris” pada tahun 2024. Kehadiran Iran dalam turnamen yang akan berlangsung antara 11 Juni dan 19 Juli telah diselimuti ketidakpastian sejak AS dan Israel meluncurkan perang terhadap negara di Timur Tengah pada bulan Februari.

“Kami pasti akan berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026, tetapi tuan rumah harus memperhatikan kekhawatiran kami,” demikian pernyataan federasi Iran di situs web resminya. “Kami akan berpartisipasi dalam turnamen Piala Dunia, tetapi tanpa mundur dari keyakinan, budaya, dan keyakinan kami.”

Presiden Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) Mehdi Taj mengatakan kepada TV negara pada Jumat bahwa Tehran memiliki 10 syarat untuk menghadiri acara tersebut, meminta jaminan atas perlakuan negara terhadap negara tersebut. Syarat-syarat tersebut termasuk pemberian visa dan penghormatan terhadap staf tim nasional, bendera tim, dan lagu kebangsaan selama turnamen, serta tuntutan untuk keamanan tinggi di bandara, hotel, dan rute ke stadion tempat mereka akan bermain.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio telah menegaskan bahwa pemain sepak bola Iran akan disambut dengan baik dalam turnamen. Namun, ia memperingatkan bahwa AS masih bisa melarang masuk anggota delegasi Iran yang memiliki hubungan dengan IRGC yang juga ditetapkan sebagai organisasi teroris.

“Semua pemain dan staf teknis, terutama yang telah menjalani dinas militer mereka di Islamic Revolutionary Guard Corps atau IRGC, seperti Mehdi Taremi dan Ehsan Hajsafi, harus diberikan visa tanpa masalah,” kata kepala sepak bola Iran Taj.

Ketua FIFA Gianni Infantino telah menegaskan bahwa Iran akan memainkan pertandingan Piala Dunia mereka di AS sesuai jadwal. Iran, yang akan berbasis di Tucson, Arizona, selama Piala Dunia, akan menghadapi Selandia Baru, Belgia, dan Mesir di Grup G. Iran membuka kampanye Piala Dunia mereka melawan Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni.

“Tidak ada kekuatan eksternal yang bisa melarang Iran berpartisipasi dalam sebuah piala di mana mereka telah lolos dengan nilai,” kata federasi sepak bola Iran pada hari Sabtu.