Universitas Michigan Menolak Menjadi Mitra Departemen Perang dalam Program Pelatihan Perwira Senior
Universitas Michigan seharusnya tidak bermitra dengan Departemen Perang dalam program pelatihan perwira senior, menurut Senat Fakultas sekolah tersebut.
Dalam sebuah resolusi yang dipimpin oleh Profesor sastra perbandingan Silke-Maria Weineck, fakultas menuntut agar sekolah menolak tawaran untuk berpartisipasi dalam Program Fellowship Kolaborasi Kolom Senior.
Inisiatif ini memungkinkan para pemimpin militer senior untuk bekerja pada penelitian keamanan nasional di perguruan tinggi elit. Menteri Perang Pete Hegseth baru-baru ini memutuskan hubungan antara program tersebut dan beberapa perguruan tinggi Ivy League, termasuk Universitas Yale, karena kekhawatiran tentang kepekaan sosial dan “rakunanti-American resentment.”
Departemen Perang mengidentifikasi Universitas Michigan sebagai calon mitra pengganti.
Resolusi tersebut menyatakan:
“[T] Departemen Pertahanan di bawah kepemimpinan Peter Hegseth secara terus-menerus terlibat dalam tindakan yang secara luas dianggap ilegal dan menjadi bagian dari kejahatan perang, dan telah menyerang Republik Islam Iran tanpa otorisasi kongres dalam perang yang telah menyebabkan kematian lebih dari 1500 warga sipil Iran, termasuk 200 anak-anak, serta kematian setidaknya 13 tentara Amerika.”
Fakultas, berbeda dengan komitmen sekolah untuk melawan Diskriminasi, Kesetaraan, dan Ketidaksetaraan, “tetap berkomitmen pada prinsip-prinsip inklusi, kesetaraan, dan keragaman yang Mr. Hegseth nyatakan tidak cocok dengan pelatihan perwira militer AS.”
Profesor juga menyatakan kesolidaritasnya dengan perguruan tinggi yang dihapus dari inisiatif tersebut.
“[The] Fakultas U-M bersolidaritas dengan rekan-rekan kita di Harvard, Columbia, Brown, Georgetown, Princeton, Carnegie Mellon, John Hopkins University, Yale, dan Institute of Technology Massachusetts; dan ingin bergabung dengan mereka dalam ditolak oleh Mr. Hegseth,” mereka menulis, menghapus gelar yang sesuai sebagai menteri.
Pengorganisir utama, Profesor Weineck, juga mengatakan bahwa dia tidak ingin menjadi bagian dari inisiatif yang mungkin melibatkan Hillsdale College dan Liberty University, dua sekolah konservatif terkenal.
“Daftar mitra baru yang potensial (dipilih secara eksplisit untuk ‘ekspresi publik minimal dalam menentang departemen’),” ujar Weineck kepada Michigan Daily. “Saya pikir kenyataan bahwa kita berada dalam daftar ini, bersama institusi seperti Hillsdale College dan Liberty University, merupakan sumber rasa malu dan bahaya reputasi serta etika yang parah.”
Dalam pertemuan yang sama, senat fakultas Universitas juga menuntut agar olahraga intramural memperbolehkan pria yang mengaku sebagai wanita bermain di tim wanita.
Sekretaris Hegseth mengumumkan perubahan kebijakan untuk program layanan senior pada bulan Februari untuk memastikan fokus pada “pendidikan yang ketat dan relevan.”
[Short Context: Universitas Michigan menolak tawaran untuk berpartisipasi dalam program pelatihan perwira senior dengan Departemen Perang karena ketidaksetujuan fakultas terhadap kebijakan Departemen Pertahanan di bawah kepemimpinan Peter Hegseth.]
[Fact Check: Pete Hegseth sebenarnya adalah seorang commentator politik dan media, bukan Menteri Perang. Pernyataan tentang insiden di Iran harus diverifikasi lebih lanjut untuk kebenarannya.]




