Mahasiswa Penn State melakukan perjalanan ke Italia selama liburan musim semi melalui kursus terbenam SC 475N: Anatomi di Italia dan IT 175: Bahasa dan Budaya Italia, yang menawarkan perjalanan transformatif yang menggabungkan ilmu pengetahuan, humaniora, budaya, dan pertumbuhan pribadi.
Campuran unik antara biologi dan sejarah, program ini menggabungkan minat mahasiswa dalam kedokteran dan budaya Italia dan menantang mereka untuk memikir ulang apa artinya mempelajari anatomi dan tubuh manusia.
Salah satu fitur unik program ini adalah pendekatannya yang lintas disiplin. Alih-alih hanya fokus pada metode klinis modern, mahasiswa mengeksplorasi evolusi sejarah anatomi dan kedokteran, memeriksa bagaimana seni, agama, dan budaya membentuk pemahaman awal tentang tubuh manusia.
Seperti yang diungkapkan mahasiswa teknik biomedis tahun kedua, Jacob Ott, kursus ini memperlihatkan “bukan hanya bagaimana anatomi bekerja saat ini, tetapi bagaimana kita bisa sampai ke titik ini,” menyoroti pengaruh pemikir dan seniman Renaissance. Sudut pandang ini memungkinkan mahasiswa melihat kedokteran bukan hanya sebagai bidang teknis, tetapi sebagai kisah manusia yang terbentuk selama berabad-abad.
Pengalaman belajar ini melampaui batas ruang kelas. Selama perjalanan, mahasiswa mengunjungi Florence, Bologna, dan Roma, di mana mereka mengalami sejarah dan kedokteran secara real time.
Veronica Swartz, seorang mahasiswa tahun keempat jurusan biokimia dan biologi molekuler, menggambarkan berdiri di Basilika Santo Petrus sebagai “salah satu momen di mana Anda hanya berhenti sejenak dan berpikir, apa yang saya jalani sekarang?”
Pengalaman-pengalaman kuat ini dipadukan dengan kesempatan belajar interaktif, termasuk kunjungan ke museum anatomi dan latihan langsung yang mendorong pemikiran kritis. Mahasiswa tidak hanya menghafal informasi tetapi belajar bagaimana mengajukan pertanyaan yang lebih baik dan mengembangkan penghargaan yang lebih dalam terhadap tubuh manusia.





