Beranda Dunia Rusia Diduga Melancarkan Serangan Hack Signal terhadap Pejabat Jerman

Rusia Diduga Melancarkan Serangan Hack Signal terhadap Pejabat Jerman

240
0

Rusia diduga meluncurkan serangan phishing skala besar melalui aplikasi Signal yang menargetkan politisi, diplomat, dan perwira militer kelas tinggi Jerman.

Meskipun jumlah korban yang tepat tidak jelas, media Jerman memperkirakan setidaknya 300 akun milik tokoh politik menjadi target, bahkan beberapa anggota kabinet terkena dampaknya, menurut Kantor Berita Jerman, dpa.

“Jumlah kasus yang tidak dilaporkan akan terus meningkat dalam beberapa hari mendatang,” kata Konstantin von Notz, seorang anggota parlemen yang menjabat sebagai wakil ketua komite pengawasan intelijen, kepada AFP.

Jerman percaya bahwa serangan cyber, yang juga menargetkan jurnalis kelas atas Berlin, diselenggarakan oleh Rusia, kata sumber pemerintah kepada Reuters.

Berlin memiliki peran sebagai salah satu penyedia bantuan militer terbesar bagi Ukraina, dengan Jerman sering menjadi target dugaan spionase dan sabotase yang dilakukan Rusia.

Para peretas diduga mengirim pesan kepada target dengan menyamar sebagai “Signal Support,” di mana mereka akan meminta pejabat untuk memasukkan PIN mereka, mengklik tautan, atau memindai kode QR tertentu.

Setelah target memberikan persetujuan, para peretas mendapatkan akses ke percakapan dan buku alamat korban, seperti yang dilaporkan oleh dpa.

Penuntut federal Jerman mengatakan bahwa mereka telah menyelidiki serangan phishing sejak pertengahan April, sementara menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut.

Jasa intelijen dalam negeri Jerman BfV dan kantor keamanan cyber BSI sebelumnya telah memperingatkan tahun ini bahwa pelaku yang disponsori negara dapat melancarkan serangan pada aplikasi pesan seperti Signal di masa mendatang.

Moskow telah secara berulang kali menyangkal tuduhan spionase dan sabotase di negara lain.