Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa tingkat polusi udara di kota-kota besar telah menurun selama periode lockdown akibat pandemi COVID-19. Penelitian ini melibatkan pengukuran kualitas udara di beberapa kota selama dua bulan terakhir.
Para peneliti menyimpulkan bahwa penurunan aktivitas manusia selama lockdown telah menyebabkan penurunan emisi polutan udara seperti nitrogen dioksida dan partikel-partikel kecil yang berbahaya bagi kesehatan manusia.
Meskipun penurunan ini dianggap sebagai efek singkat akibat situasi darurat pandemi, banyak ahli lingkungan mempertanyakan mengapa langkah-langkah serupa yang dapat dilakukan untuk mengurangi emisi secara signifikan di masa depan.
Studi ini memberikan gambaran yang jelas tentang dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan, dan memberikan tinjauan tentang cara-cara untuk menciptakan kualitas udara yang lebih baik di seluruh dunia.





