Beranda Olahraga Tradisional Hukuman penalti Lamine Yamal membawa Barcelona menjauh dari Real Madrid

Hukuman penalti Lamine Yamal membawa Barcelona menjauh dari Real Madrid

26
0

Barcelona Menang Tipis atas Celta Vigo 1-0 Melalui Penalti Yamal

Barcelona mengalahkan Celta Vigo 1-0 melalui tendangan penalti dari Lamine Yamal dalam pertandingan La Liga Spanyol di Stadion Camp Nou, Kamis, 23 April 2026 dini hari WIB. Kemenangan penting ini membuat Barca berhasil melejit dari Real Madrid.

Kemenangan atas Celta membuat Barca kembali unggul sembilan poin dari Madrid yang sebelumnya mengalahkan Deportivo Alaves 2-1. Dengan selisih poin yang cukup besar, Barca berada dalam posisi yang lebih baik daripada Madrid dalam perlombaan gelar liga.

Hanya persaingan antara kedua tim elit La Liga ini masih ketat ketika tersisa enam pertandingan. Madrid masih memiliki kesempatan untuk mengejar Barca sambil menunggu rivalnya tergelincir dan kehilangan poin.

Hanya Los Merengues harus lebih konsisten karena mereka kehilangan poin setelah dua kekalahan sebelum akhirnya menang atas Alaves. Gelandang Pedri mengatakan bahwa Barca harus berusahan keras untuk menghindari kehilangan poin saat kompetisi memasuki minggu-minggu krusial.

“Kita harus menang setiap pertandingan selanjutnya dan memastikan gelar La Liga secepat mungkin. Jadi, kemenangan ini sangat berarti,” kata Pedri seperti dikutip oleh france24.

Namun, Barca membayar mahal atas kemenangan tersebut. Yamal, yang mencetak satu-satunya gol dari titik penalti, mengalami cedera hamstring sehingga dia terpaksa ditarik keluar. Cedera Yamal kemungkinan terjadi ketika dia dijatuhkan oleh bek Celta Yoel Lago di kotak penalti.

Untuk pelanggaran ini, wasit juga menunjuk ke titik putih. Eksekusi penalti dilakukan dengan baik oleh pemain berusia 18 tahun. Namun, dia kemudian merasa sakit di kakinya sehingga dia tidak merayakan golnya. Yamal harus menjalani perawatan selama 15 menit sebelum akhirnya ditarik keluar dan digantikan oleh Roony Bardghji.

“Saya harap cedera Lamine tidak serius dan dia hanya akan absen selama beberapa minggu. Tapi kita akan lihat bagaimana pemeriksaannya berjalan. Saya harap dia pulih segera. Yang penting adalah dia tetap tenang. Saya yakin dengan usianya yang masih muda, dia akan pulih dengan cepat,” kata Pedri lagi.

Jika Barca lebih kuat di puncak klasemen dengan 82 poin setelah pertandingan, di sisi lain, Celta gagal untuk memperbaiki peringkat mereka. Mereka masih menduduki posisi ketujuh dengan 44 poin.

Pertandingan itu sendiri sengit dan kedua tim saling menyerang. Ini juga merupakan penampilan pertama Barca setelah tersingkir di Liga Champions. Tim Hansi Flick kesulitan membangun serangan dan beberapa kali menerima ancaman dari Celta.

Bahkan kiper Joan Garcia harus melakukan penyelamatan brilian untuk menggagalkan tembakan dari winger Pablo Duran. Begitu pula dengan peluang dari Ferran Jutgla masih bisa digagalkan oleh kiper.

Meskipun sudah larut dalam pertandingan, Barca cepat bangkit dan irama permainan menyerang mereka mulai mengganggu pertahanan Celta. Tembakan Yamal mengancam gol tim tamu.

Setelah banyak percobaan yang gagal, Barca akhirnya berhasil membuka kebuntuan melalui tendangan penalti pada menit ke-40. Dimulai dengan aksi Yamal bermain bola mundur-mundur dengan Dani Olmo.

Namun, Yamal kemudian dijatuhkan oleh Lago sehingga wasit menunjuk ke titik putih. Eksekusi diambil oleh Yamal yang berhasil mengalahkan kiper Ionut Radu. Skor berubah menjadi 1-0 untuk Barca dan bertahan hingga akhir babak pertama.

Di babak kedua, tekanan Barca sedikit berkurang. Tapi Celta juga kesulitan untuk menyamakan kedudukan karena serangan mereka selalu bertemu jalan buntu.

Barca sebenarnya berhasil mencetak gol tambahan melalui Ferran Torres pada menit ke-55. Tembakannya yang voli yang disambut umpan Pedri berhasil mengalahkan Radu.

Hanya saja gol tersebut kemudian dianulir karena wasit menganggap Torres dalam posisi offside. Skor tidak berubah dan tetap 1-0 untuk Barca hingga akhir pertandingan.